Selasa, 29 Juni 2010

Saham Wall Street Turun

Laporan suram prospek ekonomi AS membuat suku bunga di pasar obligasi anjlok ke level terendah dalam 14 bulan terakhir. Ini berimbas pada turunnya sentimen di pasar saham Wall Street sehingga membuat indeks-indeks melemah.

Di akhir perdagangan Senin sore waktu New York (Selasa dini hari WIB), indeks harga saham industri Dow Jones turun 5,29 poin (0,1 persen) menjadi 10.138,52. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 2,19 poin (0,2 persen) menjadi 1.074,57. Begitu pula dengan indeks komposit Nasdaq, turun 2,83 poin (0,1 persen) menjadi 2.220,65.

Walau tidak besar, penurunan indeks di Wall Street dipicu oleh anjloknya suku bunga obligasi Departemen Keuangan AS untuk jangka 10 tahun, yaitu menjadi sebesar 3,03 persen pada Senin lalu. Padahal, pada Jumat pekan lalu, bunga obligasi masih sekitar 3,11 persen.

Ini merupakan level terendah sejak akhir April 2009. Saat itu, pasar mulai masuk pada masa pemulihan usai dihantam krisis keuangan.

Selama ini, suku bunga obligasi 10 tahun Departemen Keuangan itu dipandang sebagai patokan untuk menentukan bunga pinjaman konsumen, termasuk hipotek. Itulah sebabnya, pergerakan bunga obligasi itu turut menentukan sentimen di pasar saham.

Investor pun cemas menunggu pengumuman data terbaru sektor tenaga kerja untuk bulan Juni pada Jumat mendatang. Pasalnya, laporan untuk Mei lalu sudah cukup meresahkan mengingat sektor swasta masih sedikit merekrut tenaga kerja baru. Padahal, sektor tenaga kerja dipandang sebagai elemen penting - selain sektor belanja konsumen - untuk memulihkan ekonomi AS. (Associated Press)


sumber :www.vivanews.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer