TUTORIAL FOREX

APA ITU FOREX ?

 Forex (Foreign Exchange) yaitu Pertukaran dan Perdagangan mata uang asing atau biasa disebut dengan trading Valas (Valuta Asing)
Yang akan kita perkenalkan disini adalah jenis SPOT FOREX Modern
 Yang diperdagangkan di FOREX : Pasangan (Pairs) Mata Uang yang UMUM diperdagangkan di dunia (contoh:
EUR/USD , GBP/USD, USD/JPY, USD/CHF) .
Jadi Forex berarti membeli atau menjual suatu mata uang terhadap mata uang yang lainnya dengan tujuan untuk
mendapatkan keuntungan dari selisih naik/turun harga jual belinya
Forex ibaratnya seperti saham suatu negara, karena
pergerakannya didasarkan pada kondisi perekonomian
di negara tersebut
Ilustrasi : Buy EUR/USD berarti Beli EURO dan Jual USDollar
Sell USD/JPY berarti Jual USDollar dan beli Japan Yen Contoh:
Buy EUR/USD 1.3000 berarti Beli 1 EURO dengan menjual 1.3000 USD

Apakah Trading Forex itu HALAL ?

 Trading di Forex International adalah 100% Bebas Pajak dan Legal menurut hukum pemerintah maupun hukum agama
 Trading Forex atau Valas adalah BUKAN Judi, karena perdagangan Forex dapat dianalisa secara NYATA, disamping itu Forex juga sama dengan
perdagangan pada umumnya dan hanya berbeda di obyeknya saja (di Forex obyeknya adalah mata uang, sedangkan di perdagangan umum
obyeknya adalah barang atau jasa). Forex dapat berarti ibarat anda menukarkan uang di money changer
dengan memanfaatkan selisih harga kurs jual belinya
 TRADING FOREX adalah BUKAN bentuk Investasi ataupun HYIP, tetapi Trading Forex  adalah Perdagangan mata uang yang dimana anda sendiri yang mentransaksikannya di market, oleh karena itu segala resiko
dan keuntungannya adalah murni dari anda sendiri yang mengendalikannya secara penuh ! Sedangkan perusahaan broker kami HANYA mendapatkan keuntungan dari selisih harga jual dan beli (spread) dari mata uang yang anda
transaksikan, tidak peduli loss atau profit. Dan tidak ada pajak ataupun komisi tambahan lagi yang dibebankan kepada anda. Sehingga tidak ada alasan bagi perusahaan kami untuk melarikan dana klien seperti halnya perusahaan investasi
ataupun HYIP yang dapat beresiko untuk kalah trading dan kolaps. Perusahaan kami hanya MEDIATOR anda saja ke pasar mata uang dunia dan mempertemukan antara penjual dan pembeli secara otomatis online dan realtime !

Keuntungan Bertrading Forex secara Online ?

 Tanpa Komisi Trading, Tanpa Komisi Broker.
 Selisih Harga Jual dan Beli (spread) yang sangat rendah
 2 Ways Opportunity (bisa mendapatkan keuntungan baik dari harga naik atau turun)
 Tidak ada perantara
 Leverage (ada daya ungkit) yang memungkinkan bermodal kecil untuk bertrading di jumlah besar
 Di Forex Modern dapat bertrading hanya bermodalkan Jaminan (margin), yang tentunya sangat kecil
 Resiko Terkontrol karena modal yang digunakan lebih kecil daripada nilai yang diperdagangkan
 Bisa 24 Jam (Senin Pagi sampai Sabtu Pagi WIB), anda bebas masuk pasar tanpa bingung jam kerja
 Sangat liquid (perputarannya diatas US$2 Triliun/hari = + Rp.20 ribu Trilyun/hari)
 Harga tidak bisa “digoreng” dan dipermainkan (lihat perputarannya diatas)

 Bisa dimulai dengan modal kecil
 Contract Size dan Lot yang Flexibel
 Ada Free Demo dengan harga realtime sesuai market
 Bisa automatic trading dengan robot (Metatrader)
 Fungsi-fungsi dasar ordernya sangat mudah dimengerti dan tidak rumit
 Dapat menghasilkan Return Pendapatan yang sangat tinggi (untuk tingkat Profesional)
 Pasar Forex tidak akan bangkrut karena menyangkut perekonomian negara-negara di dunia

Peralatan untuk bisa memulai Trading

 Seperangkat Komputer / Laptop (Pentium 3 keatas atau sederajat. Dianjurkan Pentium 4 keatas)
 Sistem Operating Windows (2000, XP, atau Vista)
 Koneksi Internet yang memadai (disarankan 56k keatas)
 Software yang disediakan oleh broker (Metatrader)
 PDA berbasis OS Windows Mobile (bila ingin mobile trading – Metatrader)
 Suasana dan tempat trading yang nyaman agar trading anda tidak terganggu oleh hal-hal lain
 Pilihlah perusahaan yang terpercaya, beralamat jelas, telah beroperasi lama  dan berstatus legal/ teregulasi (memiliki ijin lengkap dan bukan sekedar
alamat PO BOX atau tidak jelas). Jauhilah yang sekedar memberikan imingiming bonus besar tetapi akhirnya anda akan “dimakannya”, utamakan
kualitas dan keamanan, dan bukan “broker discount”, karena bonus tidak akan sebanding dengan kerugian yang anda derita kelak

Satuan di Forex & Harga 6 Digit

 Pip atau Point : Satuan terkecil untuk pergerakan di Forex, contoh: dari harga 1.3000 bergerak ke 1.3018, maka berarti bergerak naik 18 pips,
dan pips menentukan profit dan loss anda
 Lot : Satuan jumlah kontrak (contract size) atau volume. 1.0 lot = $100,000 quantity contract size.
0.1 lot = $10,000 quantity contract size. 0.01 lot = $1,000 quantity contract size
Contoh: Buy 2.0 lot EUR/USD di 1.3000 , Artinya: Membeli 200,000 EURO dengan menukarkan (jual) 1.3000 x 200,000 = USD 260,000
 Spread : Yaitu selisih harga Jual dan Beli (Selisih harga Bid dan Ask)
 Jenis Account : Micro Account (0.01 lot) ; Mini Account (0.1 lot) ; Regular Account (1.0 lot) 

Nilai Kontrak (Quantity Contract Size)
Yaitu jumlah yang sebenarnya diperdagangkan di market
 Contract Size ini biasanya ditentukan berdasarkan Lot, yaitu:
0.01 lot = satuan nilai kontraknya : $1,000 (atau micro) 0.1 lot = satuan nilai kontraknya : $10,000 (atau mini)
1 lot = satuan nilai kontraknya : $100,000 (atau regular (standard)) Nilai Kontrak Kombinasi:
Jika kita menggunakan semisal 2.7 lot maka berarti quantity nilai kontraknya yaitu $270,000
Cara mengetahui contract size di MT4, yaitu Klik Kanan di tabel harga mata uang (market watch)
 Symbols  pilih Mata Uangnya  Properties
(nilai kontrak adalah BUKAN modal)
Contract Size menentukan Margin dan Nilai per Point !  Dalam Trading Forex Modern, anda tidak perlu mengeluarkan modal sebesar
nilai kontrak, anda dapat melakukan trading dengan menggunakan Jaminan (Margin)

Leverage dan Margin

 Saya Tidak Punya Uang Untuk Membeli 100,000 EURO, bagaimana ? Jawabannya : dengan penggunaan fasilitas LEVERAGE dan MARGIN yang tersedia
Ilustrasi : “Leverage” adalah seperti kita meminjam uang secara sementara di perusahaan broker
dengan jumlah tertentu dan dengan memberikan sejumlah jaminan yang dinamakan dengan “Margin” . Besarnya margin adalah ditentukan dari besarnya fasilitas leverage kita,
semakin besar leveragenya (contoh: 1:200) maka jaminan yang diperlukan pun juga semakin hemat dan menguntungkan. (Di Forex, setiap transaksi pasti terdapat margin !)
Leverage Tidak Berpengaruh di satuan besarnya Profit ataupun Loss kita (artinya: tidak ada pengaruhnya di nilai pips (point)). Leverage hanya berpengaruh di besarnya Margin saja.
Leverage yang semakin besar maka anda bisa menggunakan Lot yang semakin banyak pula karena nilai Jaminan yang diperlukan hanya sedikit di Lot tersebut (ibaratnya seperti
senapan, jika leverage semakin tinggi maka peluru yang tersedia akan semakin banyak daripada leverage yang rendah.) Leverage tidak berpengaruh besar di resiko, karena resiko
sebenarnya paling dipengaruhi oleh bagaimana Teknik Trading anda, Rasio Modal, Pengaturan Stop Loss (SL) dan Manajemen Resikonya. Leverage yang tinggi akan
memperlebar ruang gerak trading anda dan lebih menguntungkan keleluasaannya.


Macam Leverage (atau daya ungkit)

Leverage ada beberapa jenis pada umumnya, yaitu:

 1:1 berarti uang jaminannya = nilai kontraknya (100%)
 1:50 berarti uang jaminannya 2% dari nilai kontrak
 1:100 berarti uang jaminannya 1% dari nilai kontrak
 1:200 berarti uang jaminannya 0.50% dari nilai kontrak
(Sebaiknya jangan menggunakan leverage rendah seperti 1:1, 1:50 karena membutuhkan modal yang sangat besar)
Keterangan : Jaminan = Margin
Jaminan (margin) akan dikembalikan ke portfolio account balance anda lagi secara penuh setelah posisi order anda ditutup (close) atau diliquid


Perhitungan Margin (Jaminan) :

perhitungan margin pada mata uang yang lain dap
anda coba pula melalui DeAccount kami
Untuk Mata Uang Indirect (USD/JPY, USD/CHF, USD/…) : RUMUS: Lot x 100,000 x % Margin  (100,000 adalah berasal dari nilai kontrak regularnya)
Contoh : Buy 0.3 lot USD/JPY di harga 121.07, dengan leverage 1:200
= 0.3 x 100,000 x 0.5% = USD 150
Untuk Mata Uang Direct (GBP/USD, EUR/USD, …/USD) : RUMUS: Lot x 100,000 x % Margin x Market Price
Contoh: Buy 2.1 lot EUR/USD di harga 1.3010, dengan leverage 1:200
= 2.1 x 100,000 x 0.5% x 1.3010 = USD 1366.05
Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM (GBP/JPY, EUR/GBP, dan mata uang lainnya yang bukan berbanding dengan USD) : RUMUS: Margin untuk Cross Rate adalah dihitung dari Base Currencynya (dari mata uang yang di depan)
Contoh: (GBP/JPY) = Base Currencynya adalah GBP Buy 1.5 lot GBP/JPY di harga 242.65, dengan leverage 1:200 (misal di saat itu harga GBP/USD = 2.0360)
= 1.5 x 100,000 x 0.5% x 2.0360 = USD 1527
Anda tidak akan bisa order jika sisa Free Margin anda tidak mencukupi. Oleh karena itu sesuaikan penggunaan lotnya dengan kekuatan modal anda.

Ilustrasi Penggunaan Leverage & Margin

ILUSTRASI (contoh dengan setting leverage 1:200 di account anda)
 Anda ingin membeli $100,000 USD/JPY di market (atau = 1 lot regular),
 Anda tidak perlu mengeluarkan uang modal sebesar $100,000 tersebut,
 Tetapi anda cukup mengeluarkan uang sebesar jaminannya saja yaitu 0.5% nya dari $100,000 yaitu $500 saja. (untuk leverage 1:200
margin 0.5%)
 Dan bila anda mendapatkan profit dari transaksi tersebut, maka hasil yang anda dapat akan sama besarnya seperti halnya anda bertrading dengan
menggunakan langsung $100,000 tersebut di market tanpa leverage.
 Dan bila rugi pun, anda juga hanya rugi sebesar $500 tersebut dan bukan $100,000. (anda juga bisa membatasi kerugian anda dengan Stop Loss (SL))
 Sehingga perdagangan di Forex Modern ini lebih menguntungkan dan beresiko lebih rendah daripada jenis yang Tradisional karena adanya
fasilitas Leverage dan Margin di Forex Modern tersebut. Disamping itu potensi hasil (Gain) yang didapat pun juga sama besarnya.



Perhitungan Profit dan Loss

Untuk Mata Uang Direct : (yang USD nya di belakang, contoh : EUR/USD , GBP/USD) RUMUS:
pergerakan pips x lot x 0.0001 x 100,000  (100,000 adalah berasal dari nilai kontrak regularnya) Contoh: Buy 1 lot EUR/USD dari 1.3000 ke 1.3008 = 8 pips
8 pips x 1 x $10 = $80 Untuk Mata Uang Indirect : (yang USD nya di depan, contoh: USD/JPY , USD/CHF)
RUMUS: (harga open – harga close) x lot x 100,000 /  close price
Contoh : Sell 0.2 lot USD/JPY dari 122.12 ke 121.08 ((122.12 – 121.08) x 0.2 x 100,000) / 121.08 = $171.78
Untuk Mata Uang Cross Rate UMUM: (yang tidak diperbandingkan dengan USD, contoh: GBP/JPY, EUR/GBP) RUMUS:
Jika Counter Currencynya berjenis Direct = Lot x 0.0001 x 100,000 x pergerakan pointnya Jika Counter Currencynya berjenis Indirect = ((harga open – harga close) x lot x 100,000) / close price  counter currencynya saat itu
Contoh (untuk jenis Indirect): Sell 0.3 lot GBP/JPY dari 242.85 ke 242.50  (mata uang counternya (yang dibelakang) adalah JPY  Indirect). 242.85 ke 242.50 = 35 pips (dan harga USD/JPY saat itu di 119.15)
(Dan Kalau Loss Perhitungannya Juga Sama)
((242.85 – 242.50) x 0.3 x 100,000) / 119.15 = $88.12
Contoh (untuk jenis Direct): Buy 0.2 lot EUR/GBP dari 0.6700 ke 0.6725, dan GBP/USD saat itu = 1.9980 (counternya adalah GBP  Direct) , maka 0.6700 ke 0.6725 = 25 pips  0.2 x 0.0001 x 100,000 x 1.9980 x 25 pips = $99.9

Margin Call

 Pengertian Margin Call yang umum: yaitu suatu keadaan dimana uang equity anda drop dibawah margin yang dibutuhkan (akibat loss), dan
posisi anda dapat terclose otomatis bila terkena Margin Call ini Contoh :
Uang anda $3000, dan anda open posisi 1 lot di USD/JPY di leverage 1:100 (1%), Margin yang dibutuhkan yaitu $1000. Jika sisa uang equity
anda tersebut turun akibat floating loss hingga menyentuh $1000 atau dibawahnya, maka open posisi anda akan diclose otomatis secara paksa
 Jika bertrading, jangan menggunakan rasio lot yang terlalu besar dibanding modal equity anda, karena anda dapat terkena margin call
oleh system.
dengan mudah.
 Margin Call juga berfungsi agar membatasi uang anda tidak menjadi minus akibat loss yang terjadi di order anda

Rollover / Swap / Interest / Bunga

 Yaitu nilai bunga yang didapat atau dibebankan ke anda berdasarkan nilai suku bunga dari masing-masing mata uang. Bunga akan dihitung dari open posisi anda setiap
melewati pk.3 atau 4 pagi WIB (GMT+7) Contoh:
Suku Bunga USD = 5.25% , Suku Bunga JPY = 0.5% BUY USD/JPY artinya meminjam JPY untuk ditabungkan di USD , sehingga anda akan
mendapatkan bunga sebesar : -0.5% + 5.25% = +4.75% Dan bila kebalikannya, SELL USD/JPY, maka anda akan dibebankan oleh biaya bunga -
5.25% + 0.5% = -4.75%
 Bunga adalah dihitung perhari (selewat pk.3 atau 4 pagi WIB/GMT+7), dan dihitung berdasarkan jumlah nilai volume lot (quantity contract sizenya) dan BUKAN dari modal
 Bunga dihitung mulai dari hari Senin sampai Jumat, tetapi di hari Rabu-Kamis bunga adalah dihitung 3x lipat (sehingga total 1 minggu adalah = 7x bunga)
 Silahkan dilihat di table bunga per hari dari broker anda
anda.

Hedging

Hedging / Locking
 Yaitu suatu fasilitas atau strategi yang dimana anda bisa membuka suatu open order Buy dan Sell (atau secara bersamaan) di mata uang yang
sama (jumlah lot yang sama pula) dengan tanpa diclose salah satu posisinya, teknik ini digunakan untuk mengunci suatu posisi floating yang
dimana biasanya adalah posisi order yang sedang floating loss.
 Anda order Buy EUR/USD di posisi 1.3000 dan kemudian anda menderita loss hingga -50 point (harga EUR/USD tersebut ternyata bergerak drop ke 1.2950)
 kemudian di posisi 1.2950 tersebut anda kunci (hedging) dengan cara mengorder Sell baru di 1.2950 pada EUR/USD lagi di jumlah lot yang sama besarnya dengan posisi awal
 Sehingga dengan cara ini maka loss anda akan tetap floating sekitar -50 point terus, sampai nanti salah satu atau kedua posisi hedging tersebut anda close barulah floatingnya
Contoh :
akan terbuka dan berubah nilainya.
 Jadi dengan contoh hedging tersebut meskipun harganya turun terus ke arah 1.2300 pun ataupun di harga berapa saja maka posisi floating loss anda tetap sekitar -50 point.
 Strategi Hedging dapat pula digunakan untuk variasi teknik trading anda.


Trailing Stops (TS)

 Yaitu suatu fungsi yang dimana bisa melindungi profit anda bila mencapai suatu titik tertentu,
dengan cara menaikkan Stop Lossnya otomatis secara bertahap
 Set Trailing Stops di 15 points, berarti bila profit anda telah melebihi 15 points (yaitu 16 points)
maka fungsi TS ini akan bisa aktif, TETAPI bila belum menyentuh +16 maka TS belum aktif.
 Untuk menggunakan TS ini, komputer anda harus dalam keadaan ON dan juga harus Online,
karena fungsi TS ini berjalan di komputer anda dan BUKAN di server broker, tetapi jika komputer
anda Off lalu On lagi maka fungsi TS akan bisa berjalan kembali melanjutkan yang sebelumnya
(bila masih memungkinkan)
Gambar cara mengaktifkan etting Trailing Stop di software
Metatrader (MT4)klik Kanan di Order anda yang
trade) , setelah itu  pilih fungsi “Trailing Stop”)
ingin di-Trailing (di kolom terminal )

Cara Kerja Trailing Stops
 Anda set Trailing Stops di angka 20 points, dan Anda order Buy market di harga 1.3000 , bila kemudian harga naik ke 1.3021 maka TS akan aktif
dengan cara men-set Stop Lossnya (SL) otomatis di harga 1.3001 (melindungi profit anda dengan jarak 20 pips, yaitu dari 1.3021-20 = 1 pips profit)
 Bila kemudian harga naik ke 1.3030 maka SL anda akan otomatis ikut dinaikkan di 1.3010
 dan apabila dari 1.3030 tersebut turun ke 1.3015 maka SL anda akan tetap di 1.3010 dan tidak ikut turun, karena untuk melindungi profit anda yang
telah dikunci oleh fungsi TS tersebut.
 Sehingga dengan TS ini juga bisa untuk mendapatkan profit secara maximal (terutama di saat market bergerak trending atau hectic/kencang. Dengan TS
anda tidak perlu kuatir floating profit anda akan berbalik menjadi loss)
Penggunaan TS ini harus anda pertimbangkan dengan keadaan pasar juga, karena TS akan bisa aktif setelah menyentuh titik point profit dari setting
TS yang kita set sebelumnya.


BUY STOP & SELL STOP ORDER

 BUY STOP : Memesan order BUY Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu
titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar grafik dapat bergerak naik lagi
supaya mendapatkan profit
 SELL STOP : Memesan order SELL Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun ke
suatu titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar grafik dapat bergerak turun
lagi supaya profit.

BUY LIMIT & SELL LIMIT ORDER

 BUY LIMIT : Memesan order BUY Dibawahnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak turun ke
suatu titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan otomatis dipasang Buy dengan harapan agar setelah itu grafik dapat
bergerak naik supaya profit.
 SELL LIMIT : Memesan order SELL Diatasnya harga yang sekarang sedang berjalan, dengan harapan bila harga market bergerak naik ke suatu
titik harga yang kita pesan tersebut maka di titik tersebut akan otomatis dipasang Sell dengan harapan agar setelah itu grafik dapat bergerak turun
supaya profit.

Fast Market dan Slippage

Fast Market / Hectic / Volatile Market :
 Yaitu pergerakan market yang sangat signifikan dan dapat menyebabkan harga bergerak sangat cepat dan terjadi lompatan harga. Hal ini biasanya
disebabkan oleh berita penting ataupun hal-hal lain yang dapat menyebabkan pergerakan yang sangat tinggi di market. Dan bila anda
order di saat hectic kemungkinan besar dapat terjadi slippage (harga meleset) ataupun delay, requote (request harga order secara berulang-ulang
untuk penyesuaiannya) dan spread harga jual dan beli yang juga dapat melebar beberapa saat, karena harus menyesuaikan dengan harga market
yang bergerak cepat tersebut.
 Yaitu suatu keadaan yang dimana order kita meleset sejauh beberapa point dari titik yang kita order (hal ini terjadi karena harga yang melompat akibat
volatility market atau Hectic/Fast Market). Biasanya terjadi untuk teknik Trapping (Stop Buy, Stop Sell) yang terlalu dekat di saat peristiwa Berita
Slippage
Penting (Big News)

TP (Take Profit) dan SL (Stop Loss)

Selain perintah-perintah order diatas, dalam Trading Forex terdapat beberapa istilah lain yang harus diketahui (istilah
yang berkaitan dengan tindakan Closing atau Menutup Posisi Order), antara lain:
 Take Profit (TP) : Yaitu untuk target profit anda
 Stop Loss (SL) : Yaitu untuk membatasi kerugian anda (atau cut loss)
 SL sebaiknya dipasang di setiap order anda, karena untuk membatasi kerugian anda agar tidak semakin terpuruk jika open
posisi anda terkena loss. Dan SL idealnya adalah maximum 50 pips atau tergantung dari management risk anda (tingkat resiko).


sumber :www.gainscope.com



Entri Populer