Selasa, 17 Mei 2011

RAHASIA SIGNAL DI BALIK GRID CHART

 

Pada gambar diatas terdapat sebuah gambar grid pada terminal trading marketiva dan pada terminal metatrader 4.
Bagi  anda yang baru di dunia forex ataupun yang sudah lama pasti yang di kejar kejar dalam trading adalah profit dan profit dan kalau bisa sekali depo wd terus terus , sehingga anda akan melakukan berbagai macam usaha yang keras demi mewujudkan yang namanya profit tadi bahkan sampai rela mengeluarkan uang baratus ratus dollar untuk membeli indikator yang kata penjualnya profitable bahkan bergaransi  uang kembali .Tapi taukah anda dengan indikator yg sederhana kita juga bisa mendapatkan profit  bahkan ada trader yang tanpa indikator dia bisa profit.
Kita bisa menggunakan grid untuk menentukan trend signal dengan bantuan indicator horizontal line dan trendline. Langsung saja ke cara penggunaanya adalah sbb :
  1. Bukalah chart pada timeframe h1 lalu ambilah 1 buah indicator trendline untuk membatasi candle pada   pembukaan market .lihat gambar :








1

Perhatikan gambar diatas :
A= adalah horizontal line dengan warna biru berfungsi sebagai titik atas trend up jika harga terus naik dan mampu melewati titik ini maka kemungkinan besar 1 buah grid diatas harga ini akan bisa tersentuh
B = Horisontal line dengan Warna merah berfungsi sebagai TITIK stop Loss SELL
C= Horisontal line dengan warna orange adalah titik netral jika harga masih di titik ini
sebaiknya jangan open order karena cenderung side way.
D =Horisontal line dengan warna biru adalah titik stop loss buy
E = Horisontal line dengan warna merah berfungsi sebagi titik bawah sell jika harga
terus turun melewati harga ini maka kemungkinan besar 1 grid di bawah harga ini akan tersentuh

DIMANAKAH POSISI YANG CUKUP AMAN BUAT OPEN ORDER BUY?

Untuk melakukan order BUY sebaiknya order sebagai berikut :

1. Jika harga masih di posisi C sebaiknya open order  disitu dengan target adalah ½ dari
Range Titik C- D  ( 1.4543-1.4477 =66poin  ) ambil setengahnya jadi target 33 poin . Untuk stop lossnya di titik D.Tapi lebih baik menunggu sampai harga tidak lagi sideway yaitu harga bisa menembus melewati titik B atau D.

2. Jika harga sudah bisa menembus titik B Open buy dititik tersebut dan gunakan target 1 S/D 2 grip diatasnya sedangkan SL 2 grip di bawahnya yaitu titik D .

3. Jika harga sudah dititik D biasanya trend sudah hampir terbentuk sempurna down.sebaiknya di titik ini lihat situasi market apakah ada news yg mendukung buat balik arah atau lebih baik untuk mempertimbangkan sell order dgn target 1 grip di bawahnya.

DIMANAKAH POSISI YANG CUKUP AMAN BUAT OPEN ORDER SELL?

1. Jika harga masih di posisi C sebaiknya open order  disitu dengan target adalah ½ dari
Range Titik B - C  ( 1.4609 – 1.4543=66poin  ) ambil setengahnya jadi target 33 poin . Untuk stop lossnya di titik D. Tapi lebih baik menunggu sampai harga tidak lagi sideway yaitu harga bisa menembus melewati titik B atau D.

2. Jika harga sudah bisa menembus titik D Open buy dititik tersebut dan gunakan target 1 S/D 2 grip diatasnya sedangkan SL 2 grip di bawahnya yaitu titik B.

3. Jika harga sudah dititik B biasanya trend sudah hampir terbentuk sempurna UP.sebaiknya di titik ini lihat situasi market apakah ada news yg mendukung buat balik arah atau lebih baik untuk mempertimbangkan BUY order dgn target 1 grip di bawahnya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer