Minggu, 25 Juli 2010

Euro Sedikit Naik Seiring Investor Cerna Tes Bank

Euro menempatkan kenaikan moderat, Jum'at (23/7) seiring sebagian besar bank Eropa lulus peraturan stress tests dan keraguan awal atas pengetatan tes itu tenang seiring investor menggali ke dalam rincian.

Mata uang umum itu juga didukung oleh data tajam lain yang lebih baik dari perkiraan--sentimen bisnis Jerman naik lebih dari ekspektasi bulan lalu dan rally di saham AS sore.

Kenaikan ekuitas AS dengan the Dow Jones Industrial Average naik sekitar 100 poin, memicu pemulihan euro, ujar Sebastien Galy, pakar mata uang di BNP Paribas di New York. Mata uang umum tersebut juga naik karena investor mulai memilah-milah hasil stress-test, dengan kekayaan menenangkan beberapa kecemasan yang tetap ada atas kerasnya tests, ujar Galy.

Perdagangan Jum'at kemarin, euro berada di $1.2918 dari $1.2892 Kamis lalu. Dollar di Y87.45 dari Y86.93, sementara euro di Y112.98 dari Y112.05. Pound di $1.5432 dari $1.5265. Dollar di CHF1.0527 dari CHF1.0428.

Indeks Dollar, yang mengukur mata uangnya terhadap sejumlah mata uang utama, berada di 82.475 dari 82.611.

Uni Eropa berharap bahwa tes yang dikelola oleh the Committee of European Banking Supervisors akan mengembalikan kepercayaan dalam sistem perbankan Eropa , yang telah terguncang oleh masalah berat tentang utang.

Tes menemukan tujuh bank akan memerlukan dengan menaikkan modal baru untuk membentengi keuangan mereka dan cuaca potensi penurunan ekonomi atau krisis utang lain.

Segelintir bank yang gagal adalah bank yang lebih kecil dari konsekuensi yang rendah, pakar mata uang di Morgan Stanley di New York. Still, itu cukup menunjukkan ini adalah pelaksanaan serius."

Lima bank Spanyol, satu bank Jerman dan satu bank Yunani adalah satu-satunya lembaga gagal tes. Gabungan mereka akan kekurangan sekitar EUR3.5 miliar, suatu jumlah yang melanda banyak analis terlalu rendah.

Perdagangan volatilitas menjelang perilisan tes dengan euro menyentuh level rendah intraday di 1.2794 karena menjadi jelas bahwa tes tidak akan mencakup skenario gagal bayar penguasa.

"Seperti yang telah kita mulai mendapatkan laporan bank masing-masing, beberapa dari mereka sudah sangat rinci dan itu disokong kredibilitas," ujar Morgan Stanley's Leven.

Data dari the Commodity Futures Trading Commission Friday "mencerminkan banyak keraguan menaikkan taruhan menjelang perilisan stress test," ujar Sacha Tihanyi, pakar mata uang di Scotia Capital di Toronto.

Data tercakup minggu berakhir Selasa. Investor memangkas taruhannya terhadap euro untuk minggu ketiga berturut-turut, tetapi perubahan moderat, ujar Tihanyi.

Taruhan spekulasi untung terhadap euro di 24,250 dengan nilai $3.9 miliar, sedikit turun dari kontrak pekan lalu 27,000 dengan nilai $4.3 miliar, menurut analisa Scotia Capital.

Terpisah, sterling naik tajam lebih dari 1% terhadap dollar setelah gross domestic product (GDP) Inggris kuartal kedua melebihi perkiraan. Ekonomi Inggris memperluas 1.1% untuk kuartal, laju percepatan lebih dari empat tahun dan juga di atas perkiraan ekonom pertumbuhan 0.6%.

Dengan the ICE Dollar Index weakening, Deutsche Bank's PowerShares U.S. Dollar Index Bearish exchange-traded fund naik 0.23% dari Kamis lalu, sementara itu PowerShares U.S. Dollar Index Bullish turun 0.17%. Keduanya berbasis pada Deutsche Bank's currency futures indexes yang komposisi mencerminkan dari ICE's Dollar Index.

Entri Populer