Rabu, 21 Juli 2010

Ada Seekor Angsa Gemar Nonton Sinetron


foto


Tontonan sinetron rupanya tak hanya digemari kaum hawa. Di Sukabumi Jawa Barat, kebiasan menonton sinetron ini juga digemari seekor angsa. Pemiliknya memberi nama angsa ini Ebet.

Menurut pemiliknya, Cucu Khadizah, 54 tahun, warga Kampung Bakti, RT 03/01, Desa Cimahi, Kecamatan Cicantayan, Kabupaten Sukabumi, selain gemar menonton sinetron Ebet juga senang bermain dengan manusia.

Cucu Khadizah bercerita. Angsa ini merupakan pemberian saudarannya saat baru menetas. Setelah beranjak besar sekitar umur dua bulan, gejala aneh terlihat pada Ebet. Angsa ini sering masuk ke dalam rumah untuk menonton sinetron.

"Awalnya saya hanya mengira Ebet ingin main saja, tetapi sampai saat ini kebiasaan Ebet tidak berubah," katanya, Rabu (21/7).

Ebet memang tak tahu dan hafal akan jadwal sinetron. Kalau sudah begitu, Khadizah lah yang mengingatkan Ebet. Ebet pun biasanya langsung masuk ke dalam rumah sambil membawa secarik koran atau kain untuk alas tempat duduk dirinya. "Ebet belum pernah terlewat nonton sinetron," ujarnya.

Selain menonton sinetron, kata Khadizah, kegiatan sehari-hari Ebet adalah mengajak Asep, 7 tahun, anak tetangga Khadizah bermain.

Menjelang siang angsa ini masuk ke kandang untuk istirahat, namun sekitar pukul 19.00 saat televisi mulai menayangkan sinetron Ebet pasti langsung masuk ke rumah majikannya.

Layaknya seorang manusia, Ebet duduk dan mengambil selembar koran untuk alas tempat duduknya.

Angsa yang baru berumur satu tahun ini, enggan diganggu saat dirinya sedang asyik nonton sinetron. Jika pemiliknya mengganti saluran televisi Ebet langsung marah dengan cara menggigit majikannya.

Namun, setelah puas nonton sinetron Ebet pun dengan sendirinya keluar rumah dan kembali ke kandangnya.

Cucu mengaku tidak akan menjual apalagi sampai memotong Ebet. Sebab ia sayang dengan angsa yang sudah hidup selama satu tahun dengannya.

Ia memilih akan tetap memelihara unggas kesayangannya tersebut kelak sampai unggas ini mati. "Saya anggap Ebet sudah sebagai keluarga saya, sehingga saya tidak ingin menjual apalagi memotongnya," ujarnya.

Sementara itu, Asep menuturkan, jika dirinya keluar rumah Ebet selalu mendekati dan mengajaknya bermain. Selain itu, Ebet juga seperti tidak mau jauh dari dirinya, walaupun ia sedang bermain dengan rekan-rekannya.

"Jika ke orang lain Ebet suka mengejar tetapi ke saya tidak," katanya.

Asep tidak tahu kenapa Ebet menyukainya. Setiap pagi sebelum sekolah Ebet sudah menunggu dirinya di depan rumah. Dan selepas pulang sekolah angsa aneh ini langsung mangajaknya bermain.

copas dari :www.tempointeraktif.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Entri Populer